Kalkulator Penyederhanaan Rasio
Langkah demi langkah
Apa itu Rasio?
Rasio adalah hubungan kuantitatif antara dua angka atau lebih yang menunjukkan berapa kali suatu nilai memuat nilai lainnya. Rasio A : B dibaca sebagai "A ke B" dan menggambarkan proporsi relatif dari dua jumlah.
Rasio muncul dimana-mana dalam kehidupan sehari-hari. Perbandingan air dan nasi saat memasak adalah 2 : 1, artinya Anda membutuhkan dua porsi air untuk satu porsi nasi. Dalam peta, skala 1 : 63.360 berarti satu inci (2,54 cm) mewakili satu mil (1,6 km) di dunia nyata.
Rasio dapat dinyatakan sebagai pecahan dan mengikuti operasi matematika yang sama. Perbandingan 3 : 4 sama dengan pecahan 3/4. Keterhubungan ini menjadikan rasio sebagai jembatan antara bilangan bulat, pecahan, dan bilangan desimal dalam matematika.
Rumus atau Logika Dibalik Kalkulator Rasio
Untuk menyederhanakan perbandingan A : B menjadi bentuk yang paling sederhana, bagilah kedua suku tersebut dengan Faktor Persekutuan Terbesar (FPB), disebut juga Pembagi Persekutuan Terbesar (PBB).
FPB adalah bilangan terbesar yang dapat membagi A dan B secara merata. Gunakan algoritma Euclidean atau daftarkan semua faktor dari setiap bilangan untuk mencari FPB. Kalkulator GCF mempercepat proses ini untuk jumlah yang besar.
Bagaimana Cara Kerja Penyederhanaan dan Pengonversi Rasio
Kalkulator rasio penyederhanaan ini mengubah semua nilai menjadi bilangan bulat, lalu mereduksi bilangan bulat tersebut menjadi suku terendah menggunakan Faktor Persekutuan Terbesar (FPB). Solusi lengkap menunjukkan semua pekerjaan dan langkah-langkah untuk mendapatkan rasio ke dalam bentuk yang paling sederhana.
A atau B dapat berupa bilangan bulat, bilangan bulat, bilangan desimal, pecahan, atau bilangan campuran. Tipenya bisa berbeda — misalnya, satu pecahan dan satu desimal. Nilai rasio bisa positif atau negatif.
Solusi lengkap menunjukkan semua pekerjaan dan langkah-langkah untuk mendapatkan rasio ke dalam bentuk yang paling sederhana. Gunakan kalkulator rasio sederhana ini untuk memverifikasi pekerjaan rumah, memeriksa proporsi, atau mengubah rasio antar bentuk.
Cara Menyederhanakan Rasio dengan Langkah-Langkah
Untuk menyederhanakan rasio apa pun, ikuti 3 langkah: masukkan nilai rasio, cari Faktor Persekutuan Terbesar (FPB), dan bagi kedua suku dengan FPB.
Kalkulator penyederhanaan rasio ini mengotomatiskan ketiga langkah dan menunjukkan cara kerja penuh. Berikut adalah proses langkah demi langkah untuk 12 : 16:
Hasil 3 : 4 adalah bentuk yang paling sederhana karena FPB dari 3 dan 4 adalah 1 — bilangan-bilangan tersebut koprima.
| Masukan A | Masukan B | Rasio Asli | Rasio Sederhana | Tangga |
|---|---|---|---|---|
| 8 | 12 | 8 : 12 | 2 : 3 | ÷4 both sides |
| 12 | 15 | 12 : 15 | 4 : 5 | ÷3 both sides |
| 18 | 24 | 18 : 24 | 3 : 4 | ÷6 both sides |
| 16 | 36 | 16 : 36 | 4 : 9 | ÷4 both sides |
| 25 | 10 | 25 : 10 | 5 : 2 | ÷5 both sides |
| 45 | 60 | 45 : 60 | 3 : 4 | ÷15 both sides |
Cara Menyederhanakan Rasio A : B jika A dan B keduanya Bilangan Bulat
Untuk menyederhanakan perbandingan dua bilangan bulat, ikuti 5 langkah: daftarkan faktor-faktor A, daftarkan faktor-faktor B, carilah Faktor Persekutuan Terbesar (FPB) dari A dan B, bagi A dan B masing-masing dengan FPB, dan tulis ulang perbandingan tersebut dalam bentuk yang paling sederhana.
Rasionya sudah dalam bentuk yang paling sederhana, jika FPB sama dengan 1. Kedua bilangan tersebut kemudian merupakan koprima — keduanya tidak memiliki faktor persekutuan selain 1.
How to Simplify a Ratio A : B when A and B are not Whole Numbers
Ubah dulu bilangan campuran menjadi pecahan biasa, jika A atau B bilangan campuran. Kalikan kedua nilai dengan faktor 10 yang sama yang menghilangkan semua tempat desimal, jika A atau B adalah angka desimal. Temukan Penyebut Terkecil (LCD) dan tulis ulang jika keduanya merupakan pecahan yang penyebutnya berbeda. Kemudian sederhanakan sebagai bilangan bulat.
Contoh: Sederhanakan perbandingan 6 : 10
Faktor dari 6 adalah: 1, 2, 3, 6. Faktor dari 10 adalah: 1, 2, 5, 10.
Faktor Persekutuan Terbesar (FPB) dari 6 dan 10 adalah 2. Bagi kedua suku dengan 2: 6 2 = 3 dan 10 2 = 5.
Contoh: Sederhanakan perbandingan 8 : 36
Faktor dari 8 adalah: 1, 2, 4, 8. Faktor dari 36 adalah: 1, 2, 3, 4, 6, 9, 12, 18, 36.
Faktor Persekutuan Terbesar (FPB) dari 8 dan 36 adalah 4. Bagilah kedua suku tersebut dengan 4: 8 4 = 2 dan 36 4 = 9.
Contoh: Sederhanakan perbandingan 3 : 8
Faktor dari 3 adalah: 1, 3. Faktor dari 8 adalah: 1, 2, 4, 8.
Faktor Persekutuan Terbesar (FPB) dari 3 dan 8 adalah 1. Rasionya sudah dalam bentuk yang paling sederhana.
Menghitung bentuk perbandingan paling sederhana dari dua bilangan
Rasio antara dua bilangan A : B menyatakan hubungan kuantitatif antara dua parameter. Rasio ini dalam bentuk paling sederhana ketika tidak ada faktor persekutuan non-trivial antara kedua sisi — artinya tidak ada faktor selain 1.
Misalnya, perbandingan 4 : 8 bukanlah bentuk yang paling sederhana karena faktor persekutuan dari 4 dan 8 adalah 1, 2, dan 4. Bagi kedua ruas dengan KPK (4) untuk mendapatkan perbandingan yang disederhanakan: 4 4 : 8 4 = 1 : 2.
Menghitung rasio tereduksi bentuk 1:m atau n:1
Suatu perbandingan A : B dapat dinyatakan dalam bentuk 1 : m atau bentuk n : 1. Ini menunjukkan berapa banyak bagian dari suatu besaran yang berhubungan dengan satu bagian dari besaran lainnya.
Menghitung perbandingan 3 angka
Three-part ratios appear in mixing, allocation, and any situation where a total is split three ways. Temukan GCF of all three numbers, then divide each by it.
Memvisualisasikan Rasio 3 Bagian
12 : 18 : 24 disederhanakan menjadi 2 : 3 : 4 (GCF = 6)
Perhatikan reaksi kimia dimana dua mol nitrogen (N₂) dan enam mol hidrogen (H₂) menghasilkan empat mol amonia (NH₃). Perbandingan molnya adalah 2 : 6 : 4. FPBnya adalah 2, jadi perbandingan yang disederhanakan adalah 1 : 3 : 2.
Menyederhanakan Perbandingan 4 Bilangan
Four-part ratios work the same way. Temukan GCF of all four values and divide each by it.
Rasio empat bagian bekerja dengan cara yang sama — GCF harus membagi secara merata ke dalam keempat nilai. Bagilah setiap suku dengan GCF untuk mendapatkan rasio yang disederhanakan.
Sederhanakan Rasio ke Bilangan Bulat
Rasio desimal diubah menjadi rasio bilangan bulat dengan mengalikan kedua suku dengan pangkat 10 yang menghilangkan semua tempat desimal. Pengulangan desimal memerlukan pengali yang sesuai.
Mengapa Penyederhanaan Rasio Penting?
Menyederhanakan rasio membuatnya lebih mudah dibaca, dibandingkan, dan digunakan dalam penghitungan dunia nyata. Rasio 48 : 72 memberikan proporsi yang sama dengan 2 : 3, namun versi sederhananya langsung terlihat jelas.
Ada 4 manfaat langsung dari penyederhanaan rasio:
Menyederhanakan rasio adalah keterampilan dasar dalam matematika yang berhubungan dengan pecahan, proporsi, dan penskalaan dalam sains, bisnis, dan kehidupan sehari-hari.
Cara Menskalakan Rasio Naik atau Turun
Menskalakan suatu rasio berarti mengalikan atau membagi semua suku dengan angka yang sama untuk menghasilkan rasio yang setara dengan nilai yang lebih besar atau lebih kecil.
Peningkatan skala akan mengalikan semua persyaratan. Memperkecil skala akan membagi semua istilah. Proporsinya tetap sama pada kedua kasus.
Penskalaan adalah kebalikan dari penyederhanaan. Penyederhanaan menemukan rasio ekuivalen terkecil; penskalaan menciptakan rasio setara yang lebih besar untuk penggunaan praktis.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Pertanyaan umum tentang penyederhanaan rasio.